Anies menjaga integritasnya, mengasah kemampuannya dalam memimpin, menciptakan track record yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin.
Dia menempa dirinya dalam mental dan komunikasi ala seorang pemimpin. Ketika kesempatan nyapres datang, Anies terlihat begitu siap.
Saat ini, Anies rising star. Ekspektasi dan antusiasme rakyat terhadap Anies sedemikian terasa. Lahirnya beragam relawan yang menginginkan Anies Presiden seperti jamur di musim hujan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terjadi begitu saja tanpa rekayasa. Tentu ini berbeda dengan Ganjar yang lebih mengandalkan kekuatan logistik.
Anies saat ini adalah tokoh fenomenal. Bagi Oligarki, Anies potensial untuk menang dan menjadi Presiden. Semua bisa dibaca dalam detil survei dengan semua variabelnya.
Hanya saja, Anies bukan orang yang mudah diatur dan dijinakkan. Punya pendirian dan prinsip yang kuat.
Tidak bisa dinegosiasi jika itu menyangkut pelanggaran terhadap aturan. Tidak bisa berkompromi jika itu merugikan kepantingan rakyat dan bangsa.
Baca Juga:
Tejas Networks terpilih untuk proyek perluasan jaringan 4G di Asia Selatan
Safari Ramadan Musim Mas Group, Berbagi Bantuan dan Harapan bagi Ribuan Penerima Manfaat
Pembatalan 13 pulau reklamasi adalah bukti nyata dan terang benderang bahwa Anies tidak bisa berkompromi pada pelanggaran dan proyek yang merugikan rakyat dan bangsa. Bagi Oligarki, di sini ada dilema.
Pada akhirnya, Oligarki akan dipaksa untuk bersikap realistis. Mereka akan merapat dan memberi dukungan kepada calon yang potensial menang.
Siapapun calon itu. Bagi Oligarki, kepentingan mereka adalah aman secara hukum, politik dan ekonomi.
Namun, jika mereka salah atau terlambat mengambil langkah, maka ini akan menjadi bumerang bagi masa depan mereka, baik masa depan politik maupun masa depan ekonomi.
Baca Juga:
Opini: Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa.***















