HELLO PRESIDEN – Harus jelas dulu siapa yang disebut Oligarki itu. Mereka adalah kelompok kecil yang mempengaruhi, bahkan menentukan kebijakan negara.
Oligarki terdiri dari dua kelompok yaitu elit penguasa dan pengusaha papan atas. Saat ini militer tidak terlibat, bahkan cenderung terpinggirkan.
Penguasa dan pengusaha ingin mengamankan kepentingannya kedepan. Secara hukum aman, kepentingan politik berkelanjutan, dan nasib bisnis para pengusaha terjaga, bahkan berkembang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk tujuan ini, Oligarki perlu sosok pemimpin untuk mengamankan semua kepentingannya itu. Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, nampaknya jadi pilihan.
Kenapa Ganjar? Ini sosok yang oleh mereka dianggap sangat loyal. Oligarki butuh orang yang loyal dan bisa berkompromi dengan semua kepentingannya.
Sayangnya, potensi elektabilitas Ganjar tidak seperti Jokowi yang saat itu adalah rising star.
Jokowi antitesa para penguasa sebelumnya yang terkesan elitis dan tak terjangkau oleh rakyat.
Baca Juga:
Hikvision Hadirkan Guanlan Encoding, Teknologi AI yang Pangkas Biaya Penyimpanan Video hingga 50%
Kehadiran Jokowi dianggap mampu memenuhi kerinduan rakyat terhadap pemimpin dari kalangan bawah.
Elektabilitas Jokowi saat itu, secara alami melejit dan tak terbendung. Megawati, ketua umum PDIP yang semula berencana nyapres pun mundur dan tiket diberikan kepada Jokowi. Drama dan tekanan kabarnya mewarnai pencalonan Jokowi tahun 2014.
Jokowi beda dengan Ganjar. Elektabilitas Ganjar baru naik di pertengahan 2020 setelah tim media kerja keras. Terus naik seiring dengan kerja tim dengan logistik yang memadai.
Baca Juga:
SK Innovation E&S Memimpin Inovasi dalam Ekosistem Startup untuk Pemuda di Indonesia
CGTN: 75 Tahun Xizang: Harmoni Pembangunan dan Pelestarian Budaya Ciptakan “Keajaiban di Atap Dunia”
ZTE Rilis Laporan Keberlanjutan 2025, Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat AI
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








