Sekretariat Kabinet Republik Indonesia | Menko Marves Optimistis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah Lintasan

hallo presiden

- Pewarta

Senin, 2 Oktober 2023 - 15:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Presiden Jokowi berbincang dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Seskab Pramono Anung, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Menteri BUMN Erick Thohir berdiskusi di Stasiun Padalarang, Bandung, Jawa Barat, Senin (02/10/2023). (Foto: Humas Setkab/Rahmat)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meyakini keberadaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan memberikan manfaat bagi masyarakat terutama yang berada di daerah lintasan, mulai dari pembukaan lapangan kerja hingga peningkatan pertumbuhan ekonomi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan Luhut pada Peresmian Operasional KCJB, di Stasiun KCJB Halim, Jakarta Timur, Senin (02/10/2023).

“Mulai dari terciptanya lapangan kerja baru, utamanya bagi masyarakat lokal, menghadirkan multiplier effect terhadap moda transportasi lainnya atau kendaraan-kendaraan feeder, menciptakan pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilintasi oleh jalur kereta api cepat,” ujar Luhut.

Selain itu, imbuh Luhut, bangsa Indonesia juga memperoleh manfaat peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dari transfer teknologi modern yang digunakan dalam kereta cepat.

“Technology transfer yang mutakhir terutama di bidang konstruksi dan modernisasi sistem perkeretaapian,” imbuhnya.

Keberadaan kereta cepat ini juga berkontribusi terhadap upaya pengurangan kemacetan dan polusi udara di kota-kota besar terutama Jakarta dan Bandung. Oleh karena itu, Luhut berharap masyarakat dapat memanfaatkan moda transportasi ini dan beralih dari kendaraan pribadi.

“Ke depannya kami berharap kereta api cepat Jakarta-Bandung akan mendorong masyarakat untuk lebih menggunakan transportasi umum dalam rangka mengurangi angka emisi karbon dari sektor kendaraan pribadi,” ujarnya.

Sebelum resmi beroperasi, uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah dilakukan selama tiga minggu. Luhut mengungkapkan adanya antusiasme yang luar biasa dari masyarakat untuk menjajal moda transportasi nan modern ini.

“Berkat tingginya rasa penasaran masyarakat terhadap uji coba gratis   KCJB, maka kami bersepakat hingga pertengahan Oktober, pengoperasian kereta api cepat Jakarta-Bandung masih tidak digunakan biaya atau gratis,” tandasnya. (DK/UN)

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri
Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat
Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi
Nadiem Makarim Jalani Pemeriksaan 12 Jam Terkait Kasus Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Laptop Rp9,9 Triliun: Nadiem Diperiksa Kejagung Senin Depan
Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 07:01 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:25 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:15 WIB

SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:21 WIB

Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:13 WIB

Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi

Berita Terbaru