Sekretariat Kabinet Republik Indonesia | Fifi Aleyda Yahya Bagikan Kiat Berbicara Di Depan Publik pada Pegawai Setkab

hallo presiden

- Pewarta

Minggu, 17 Desember 2023 - 22:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Fifi Aleyda Yahya saat menjadi pembicara di Setkab, Kamis (14/12/2023), di Aula Gedung III, Kemensetneg, Jakarta. (Foto: Humas Setkab/Agung)

Sekretariat Kabinet (Setkab) menggelar workshop mengenai public speaking di Aula Gedung III, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kamis (14/12/2023). Workshop yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan DWP Fest Setkab 2023 ini menghadirkan pembaws berita Fifi Aleyda Yahya sebagai narasumber. Acara ini dihadiri, antara lain, dihadiri oleh Wakil Sekretaris Kabinet (Waseskab) Fadlansyah Lubis serta sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Setkab.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, Fifi menekankan pentingnya komunikasi dua arah dan memperhatikan audiens saat berbicara di depan publik.

“Audiens adalah bagian dari paket komunikasi yang kita lakukan dan pesan apa yang kita sampaikan,” kata Fifi.

Fifi menambahkan, pembicara juga harus mampu menyesuaikan diri dengan karakteristik audiens. Fifi mencontohkan, jika audiens yang dituju mayoritas hanya bisa berbahasa daerah tertentu maka penting bagi pembicara untuk dapat menguasai bahasa daerah tersebut.

“Kalau kita berada di wilayah yang orangnya lebih banyak berbahasa daerah sementara kita tidak fasih bahasa tersebut, sayang sekali pesannya tidak akan sampai. Jadi tidak perlu takut untuk menunjuk juru bicara atau penyampai pesan yang bisa masuk ke audiens yang dituju,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fifi juga menekankan peran signifikan seorang juru bicara dalam memengaruhi penerimaan masyarakat terhadap pesan atau kebijakan yang disampaikan oleh pemerintah.

“Tokohnya yang menyampaikan itu siapa. Kenapa tokohnya penting? Karena manusia itu pada saat merekam pesan, dia juga merekam visual. Jika disampaikan oleh sosok yang lemas, tidak berenergi, atau sosok yang sinis, yang defensif, pesan itu akhirnya berbalik menjadi blunder atau tidak efektif untuk disampaikan,” ujarnya

Pemilihan juru bicara yang tepat, imbuh Fifi, juga sangat penting dalam menyampaikan hal yang berpotensi menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Sosok yang menyampaikan itu juga harus berempati juga, sosok yang humble. Pesannya sudah enggak enak, disampaikan oleh sosok yang dingin, itu juga kurang bisa menyampaikan pesan itu dengan baik. Akhirnya orang terpancing untuk malah sebal sama kita,” ucapnya.

Tak hanya kemampuan berbicara, kata Fifi, gestur saat menyampaikan pesan juga memegang peranan penting dalam berbicara di depan publik. Fifi meyakini, dengan gestur yang tepat, pesan juga dapat tersampaikan dengan baik.

“Pada saat kita duduk, menurut penelitian, kita kan akhirnya jadi ada jarak, dan kita tidak bisa benar-benar membantu pernyataan kita dengan gestur. Sementara body language menentukan kita pada saat menyampaikan jadi jauh lebih menarik daripada misalnya kita pasif, duduk, berjarak dengan audiens,” tandasnya. (DND/UN)

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri
Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat
Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi
Nadiem Makarim Jalani Pemeriksaan 12 Jam Terkait Kasus Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Laptop Rp9,9 Triliun: Nadiem Diperiksa Kejagung Senin Depan
Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 07:01 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:25 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:15 WIB

SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:21 WIB

Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:13 WIB

Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi

Berita Terbaru