Sekjen Kemhan : Pemenuhan Alutsista adalah Hal Penting Bagi kekuatan Pertahanan Negara dan Butuh Perencanaan Matang

hallo presiden

- Pewarta

Selasa, 18 Juli 2023 - 07:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

[ad_1]

Sekjen Kemhan : Pemenuhan Alutsista adalah Hal Penting Bagi kekuatan Pertahanan Negara dan Butuh Perencanaan Matang

Selasa, 18 Juli 2023

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta – Pemenuhan alutsista merupakan hal penting bagi kekuatan pertahanan suatu negara, khususnya Indonesia sebagai negara berkembang. Sehubungan dengan hal itu pemenuhan Alutsista adalah rangkaian proses yang kompleks dan membutuhkan perencanaan matang.

Demikian dikatakan Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Dirjen Renhan Kemhan Laksda TNI Supo Dwi Diantara saat menjadi Inspektur Upacara bendera bulanan pada tanggal 17 Juli 2023 yang diikuti pegawai Kemhan (17/07) di lapangan Bhinneka Tunggal Ika, Kemhan.

Sekjen Kemhan menuturkan bahwa kaitannya dengan pemenuhan alutsista, juga perlu evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan strategis negara dalam hal pertahanan dan keamanan. Hal ini agar negara dapat memiliki kekuatan pertahanan yang efektif dan terkini untuk menghadapi ancaman masa kini dan masa depan.

Sekjen Kemhan juga menambahkan, Kemhan telah berhasil menghadirkan Alutsista modern dan canggih ke Tanah Air, diantaranya dua kapal perang penyapu ranjau, KRI Pulau Fani-731 dan KRI Pulau Fanildo-732 dari Jerman serta dua pesawat Super Hercules C-130J dari Amerika Serikat. Selain kapal perang dan pesawat Kemhan juga telah mendapat persetujuan dari DPR RI untuk menerima hibah 15 unit rantis Bushmaster dari Australia.

“Kehadiran alutsista-alutsista tersebut diharapkan dapat memperkuat jajaran TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI yang mana sejalan dengan penegasan Bapak Menhan bahwa sebagai negara yang besar dan diperhitungkan, Indonesia membutuhkan pertahanan yang kuat untuk menjaga kedaulatan dan mempertahankan kemerdekaan,” tegas Sekjen Kemhan. (Biro Humas Setjen Kemhan)

[ad_2]

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri
Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat
Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi
Nadiem Makarim Jalani Pemeriksaan 12 Jam Terkait Kasus Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Laptop Rp9,9 Triliun: Nadiem Diperiksa Kejagung Senin Depan
Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 07:01 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:25 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:15 WIB

SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:21 WIB

Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:13 WIB

Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi

Berita Terbaru