Pertemuan 21th INDOMALPHI JWG on TCA, Kemhan Harapkan Peningkatan Upaya Kolaboratif Malaysia dan Filipina pada Perdamaian dan Keamanan Kawasan

hallo presiden

- Pewarta

Rabu, 14 Juni 2023 - 13:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

[ad_1]

Pertemuan 21th INDOMALPHI JWG on TCA, Kemhan Harapkan Peningkatan Upaya Kolaboratif Malaysia dan Filipina pada Perdamaian dan Keamanan Kawasan

Rabu, 14 Juni 2023

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam hal ini Direktur Kerjasama Internasional Pertahanan Ditjen Strategi Pertahanan Kemhan (Dirkersinhan Ditjen Strahan Kemhan) dan selaku Head of Delegation (HoD) dari Indonesia Brigjen TNI Steverly C. Parengkuan memimpin pertemuan 21th INDOMALPHI Joint Working Group (JWG) Meeting on The Trilateral Cooperative Arrangement (TCA), Rabu (14/6), di Jakarta.

Brigjen TNI Steverly C. Parengkuan dalam pertemuan yang dihadiri Director of Maritime Security and Sovereignty Division, National Security Council, Prime Minister’s Department of Malaysia Azizi bin Wahab dan Director of Office for Strategic Assessments and International Affairs, Department of National Defense, Republic of the Philippines Marita I. Yoro menyatakan bahwa INDOMALPHI patut diapresiasi karena telah memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan di sepanjang perbatasan laut ketiga negara, khususnya Laut Sulawesi dan Laut Sulu, yang selalu menjadi hotspot untuk beberapa kejahatan maritim yang serius seperti terorisme, penculikan, perompakan, dan masalah keamanan transnasional lainnya.

“Kejahatan transnasional selalu berkembang dan semakin kompleks. Melalui kegiatan militer terkait keamanan maritim, patroli maritim dan penerbangan, kelompok kerja teknis bidang operasional, serta pertukaran intelijen, INDOMALPHI dapat menjadi platform bersama dalam menghadapi ancaman keamanan di kawasan,” ujar Dirkersinhan.

Untuk itu, Indonesia, Malaysia dan Filipina sepakat untuk memperkuat kerja sama melalui Trilateral Port Visit, kegiatan pelatihan maritim, dan dimulainya kembali Tim Patroli Misi Gabungan pada tahun 2024 yang sebelumnya ditangguhkan karena kendala Covid-19.

“Hasil pertemuan ini diharapkan secara signifikan dapat meningkatkan upaya kolaboratif di antara ketiga negara kita dan berkontribusi pada perdamaian dan keamanan kawasan secara keseluruhan,” lanjut Brigjen TNI Steverly C. Parengkuan. (Biro Humas Setjen Kemhan)

[ad_2]

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri
Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat
Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi
Nadiem Makarim Jalani Pemeriksaan 12 Jam Terkait Kasus Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Laptop Rp9,9 Triliun: Nadiem Diperiksa Kejagung Senin Depan
Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 07:01 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:25 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:15 WIB

SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:21 WIB

Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:13 WIB

Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi

Berita Terbaru