Perlu Sinergitas Kuat dari Seluruh K/L Atasi Permasalahan di Papua

hallo presiden

- Pewarta

Rabu, 18 Oktober 2023 - 20:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

[ad_1]

Perlu Sinergitas Kuat dari Seluruh K/L Atasi Permasalahan di Papua

Rabu, 18 Oktober 2023

Jakarta – Sekretaris Bainstrahan Kemhan RI Laksma TNI Arif Harnanto membuka kegiatan hari ke-2 Focus Group Discussion (FGD) tentang Ancaman Disintegrasi Bangsa Akibat Gerakan Separatis Papua, di Kemhan, Rabu (18/10). Ses Bainstrahan menyampaikan bahwa FGD hari ini merupakan pelaksanaan hari kedua dari FGD yang dilaksanakan sejak Selasa (17/10) kemarin. Di hari pertama, FGD membahas isu Papua dari perspektif K/L di luar pertahanan keamanan. Sedangkan hari ini pembahasan dilakukan K/L yang secara langsung terlibat dalam aspek pertahanan dan keamanan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan Kepala Bainstrahan Kemhan Mayjen TNI Yudi Abrimantyo yang dibacakan oleh Ses Bainstrahan disampaikan bahwa isu separatisme Papua diprediksi masih akan terus menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan berbagai kebijakan Pemerintah Indonesia, baik dalam hal pembangunan ekonomi, sosial-budaya, pertahanan dan keamanan, maupun politik luar negeri.

Apa yang terjadi di Papua tentu menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya Kemhan. Semua institusi di bidang pertahanan dan keamanan secara intens terus mengikuti perkembangan yang terjadi di Papua guna mengevaluasi dan mengeluarkan kebijakan yang tepat di bawah koordinasi dan arahan Presiden selaku Kepala Pemerintahan.

“Terkait hal ini, perlu kiranya sinergitas dan koordinasi yang lebih kuat dari semua K/L terkait dalam rangka merumuskan ancaman yang terjadi di Papua, untuk mengatasi semua permasalahan dan hambatan yang terjadi di Papua, khususnya terkait gerakan Separatis Papua,” kata Kabainstrahan Kemhan. (Biro Humas Setjen Kemhan)

[ad_2]

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri
Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat
Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi
Nadiem Makarim Jalani Pemeriksaan 12 Jam Terkait Kasus Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Laptop Rp9,9 Triliun: Nadiem Diperiksa Kejagung Senin Depan
Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 07:01 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:25 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:15 WIB

SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:21 WIB

Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:13 WIB

Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi

Berita Terbaru