Kemhan Gelar Focus Group Discussion (FGD) Sinergitas K/L Hadapi Ancaman Non-militer, Kabainstrahan Kemhan: Perlu Penajaman Peta Ancaman Non-Militer

hallo presiden

- Pewarta

Senin, 18 September 2023 - 18:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

[ad_1]

Kemhan Gelar Focus Group Discussion (FGD) Sinergitas K/L Hadapi Ancaman Non-militer, Kabainstrahan Kemhan: Perlu Penajaman Peta Ancaman Non-Militer

Senin, 18 September 2023

Jakarta – Kapusinfostrahan Bainstrahan Kemhan Brigadir Jenderal TNI Robi Herbawan mewakili Kepala Bainstrahan Kemhan membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Sinergitas K/L Dalam Menghadapi Ancaman Non-militer, di Jakarta, Senin (18/9). Acara FGD ini berlangsung selama dua hari sampai dengan 19 September 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyelenggaraan FGD ini merupakan sebuah rangkaian dari upaya untuk mempersiapkan sistem pertahanan dalam menghadapi ancaman nonmiliter. Dalam hal ini Kemhan bertindak sebagai inisiator mendorong kementerian/lembaga yang merupakan ujung tombak dari sistem pertahanan nirmiliter, untuk bersinergi membentuk sistem pertahanan nirmiliter yang kuat di masa mendatang. Hal tersebut dikatakan Kepala Bainstrahan Kemhan Mayor Jenderal TNI Yudi Abrimantyo dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kapusinfostrahan Bainstrahan Kemhan Brigadir Jenderal TNI Robi Herbawan.

“Kita telah menginventarisir setidaknya terdapat 20 ancaman non-militer yang paling menonjol. Namun demikian masih terdapat juga hal-hal yang perlu dipertajam agar kita semua mendapatkan peta ancaman non-militer secara lebih komprehensif,” ujar Mayor Jenderal TNI Yudi Abrimantyo.

Hadir narasumber dalam FGD di hari pertama diantaranya, Pengajar dan Peneliti Tetap Program Studi Hubungan Masyarakat Vokasi serta Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) dan Praktisi Komunikasi, Dr. Devie Rahmawati yang membahas dimensi dosial budaya, Pengajar Departemen Kriminologi UI dan Pakar Bidang Kriminologi dan Kepolisian Prof. Drs. Adrianus Eliasta Sembiring Meliala, M.Si., M.Sc, Ph.D. membahas dari sisi dimensi ideologi. Kemudian Kepala Pusat Kajian Politik Fisip UI Hurriyah, S.Sos., IMAS dari sisi dimensi politik dan Kepala Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat UI Dr. dr. Tri Yunis Miko Wahyono, MS.C. yang membahas dari aspek dimensi keselamatan umum. (Biro Humas Setjen Kemhan)

[ad_2]

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri
Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat
Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi
Nadiem Makarim Jalani Pemeriksaan 12 Jam Terkait Kasus Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Laptop Rp9,9 Triliun: Nadiem Diperiksa Kejagung Senin Depan
Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 07:01 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:25 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:15 WIB

SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:21 WIB

Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:13 WIB

Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi

Berita Terbaru