Sekretariat Kabinet Republik Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Wapres Kamala Harris Bahas Perwujudan Kemitraan Strategis Indonesia-AS

hallo presiden

- Pewarta

Rabu, 6 September 2023 - 21:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris usai KTT ASEAN-AS, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (06/09/2023). (Foto: Media Center ASEAN 2023)

Di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS) Kamala Harris di Ruang Kakatua, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (06/09/2023). Pada pertemuan tersebut, Presiden menyatakan bahwa AS merupakan mitra strategis yang komprehensif bagi ASEAN.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai mitra strategis yang komprehensif, posisi AS makin berkembang demi keberhasilan KTT ASEAN, termasuk memastikan relevansi KTT Asia Timur,” ujar Presiden.

Sementara itu, Kamala Harris dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas kepemimpinan Indonesia di ASEAN 2023. Ia menilai kepemimpinan Indonesia telah menjadikan ASEAN sebagai prioritas untuk memberikan hasil nyata dengan penekanan khusus pada pertumbuhan ekonomi.

“Indonesia adalah mitra dan teman penting bagi Amerika Serikat. Kami memiliki persahabatan dan hubungan jangka panjang yang membantu meningkatkan kemakmuran dan keamanan bagi negara kami dan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” ucap Kamala Harris.

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi menjelaskan bahwa Presiden Jokowi dan Wapres AS membahas mengenai penyusunan rencana aksi yang konkret dalam mewujudkan kemitraan strategis komprehensif.

“Di dalam pertemuan bilateral antara Bapak Presiden dengan Vice President Harris disampaikan, dibahas mengenai rencana pembentukan kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Amerika yang diusulkan Amerika Serikat dan juga penyusunan rencana aksinya secara bersama,” kata Menlu.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Presiden juga mendorong perluasan akses pasar melalui skema generalized system of preferences (GSP) serta realisasi kerja sama rantai pasok yang telah disepakati sebelumnya.

“Juga pembentukan critical minerals agreement, CMA untuk kerja sama terkait dengan critical minerals dan realisasi dari kerja sama just energy transition partnership,” lanjutnya. (BPMI SETPRES/UN)

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri
Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat
Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi
Nadiem Makarim Jalani Pemeriksaan 12 Jam Terkait Kasus Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Laptop Rp9,9 Triliun: Nadiem Diperiksa Kejagung Senin Depan
Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 07:01 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:25 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:15 WIB

SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:21 WIB

Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:13 WIB

Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi

Berita Terbaru