Dirjen Renhan Kemhan Pimpin Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Teknokratik Renstra Kemhan Tahun 2025-2029

hallo presiden

- Pewarta

Rabu, 23 Agustus 2023 - 19:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

[ad_1]

Dirjen Renhan Kemhan Pimpin Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Teknokratik Renstra Kemhan Tahun 2025-2029

Rabu, 23 Agustus 2023

Jakarta – Dirjen Renhan Kemhan Laksda TNI Supo Dwi Diantara memimpin kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Rancangan Teknokratik Renstra Kementerian Pertahanan Tahun 2025-2029 di Jakarta, Rabu (23/8).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

FGD ini terutama membahas studi latar belakang penyusunan rancangan teknokratik Renstra Kemhan 2025-2029 dengan topik “Bagaimana tahapan pembangunan pertahanan negara yang tangguh dan berdaya gentar tinggi akan diwujudkan untuk dapat menghadapi ancaman perang masa depan, dalam rangka mendukung Visi Negara Nusantara yang Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan”.

“Kegiatan FGD tentang studi latar belakang merupakan tahap awal dari rangkaian proses penyusunan dokumen Perencanaan Pembangunan Pertahanan Negara Jangka Menengah. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji berbagai isu, masalah, tantangan dan upaya yang diperlukan dalam perencanaan dan pelaksanaan kebijakan pertahanan negara pada lima tahun mendatang yaitu Tahun 2025-2029,” ujar Laksda TNI Supo Dwi Diantara.

Menurut Dirjen Renhan, perang modern merupakan ancaman yang paling sulit diprediksi dan dalam beberapa kasus banyak negara gagal mengantisipasi. Oleh karena itu ancaman tersebut selalu menjadi acuan dalam merumuskan setiap Kebijakan Pertahanan Negara dalam upaya mewujudkan pertahanan negara yang tangguh dan berdaya gentar tinggi. (Biro Humas Setjen Kemhan)

[ad_2]

Berita Terkait

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo
Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional
SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri
Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat
Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi
Nadiem Makarim Jalani Pemeriksaan 12 Jam Terkait Kasus Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Laptop Rp9,9 Triliun: Nadiem Diperiksa Kejagung Senin Depan
Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 07:01 WIB

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Jokowi Tak Ikut Campur dengan Keputusan Prabowo

Kamis, 31 Juli 2025 - 11:25 WIB

Skandal Migas Pertamina, Riza Chalid Jadi Buron Internasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:15 WIB

SBY Sakit di RSPAD: Pesan Keseimbangan dari Sang Pelukis Tangan Kiri

Rabu, 9 Juli 2025 - 08:21 WIB

Skandal Kredit Sritex: Tiga Tersangka, 72 Mobil Disita, dan Kerugian Negara Meningkat

Rabu, 2 Juli 2025 - 09:13 WIB

Lawatan Prabowo ke Arab Saudi Tandai Era Baru Kolaborasi Energi dan Investasi

Berita Terbaru