HALLO PRESIDEN – Menteri Pertahanan RI (Menhan) Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja ke markas besar Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah.
Menhan mengatakan, para generasi penerus TNI harus selalu menjaga semangat pantang menyerah.
Sikap-sikap kepahlawanan dari para pahlawan bangsa membuat TNI disegani bangsa lain.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Menhan Prabowo mengimbau kepada seluruh kadet jika menjadi seorang jenderal, jadilah jenderal yang mampu berdiri di barisan paling depan, mampu melindungi bangsa, satuan, serta anggotanya.
“Kalian tau apa arti dari Jenderal, seorang Jenderal adalah orang yang mampu memberikan kemenangan pada negaranya, kemenangan pada satuannya, pada anggotanya,” tegas Menhan Prabowo.
“Kalian Perwira digembleng tanpa melihat Suku Ras, Etnis dan Agama. Tidak ada yang namanya perwira Sunda, Perwira Jawa, Perwira Bugis, Perwira Dayak, Perwira Flores, Perwira Ambon, Perwira Papua.”
“Disini kalian adalah perwira Bangsa yang satu, Bangsa Indonesia cinta tanah air dan berjiwa Merah Putih,” lanjutnya, Sabtu, 5 Februari 2022.
Baca Juga:
Seni Menyusun Ritme Pagi Tanpa Tergesa untuk Menguasai Hari dengan Pikiran Jernih
Seni Mengatur Ritme Kerja dan Menemukan Keseimbangan Hidup di Tengah Kesibukan Urban
Menhan Prabowo mengatakan pentingya belajar sejarah perjuangan untuk membangkitkan rasa cinta terhadap Tanah Air.
Serta dapat mengambil contoh keberanian para pahlawan yang rela berkorban demi keutuhan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.
“Ingat Yos Sudarso gugur tenggelam bersama kapalnya saat penyerangan melawan Belanda.”
“Kalian tau I Gusti Ngarai Rai gugur bersama dengan Batalyonnya pantang menyerah berjuang walau hanya dengan senjata sangkur yang tersisa.”
Baca Juga:
Seni Membedah Jadwal Kerja Tanpa Harus Mengorbankan Kesehatan Mental dan Kebahagiaan Pribadi
Seni Mengendalikan Ruang Digital demi Menjaga Ketenangan Jiwa di Tengah Keriuhan Maya
Strategi Menata Ulang Ritme Kerja dan Kehidupan Pribadi Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental
“Mereka berjuang walau nyawa yang harus mereka bayar untuk sebuah kemerdekaan bangsa Indonesia,” ucap Menhan Prabowo.***










