HALLO PRESIDEN – Wartawan senior versi Dewan Pers H.M. Dahlan Abubakar merasa prihatin karena hingga saat ini masih banyak kasus-kasus tindak kekerasan yang menimpah kalangan pers di tanah air.

Kasus kekerasan terhadap pers itu masih terjadi di beberapa daerah di tanah air seperti DKI Jakarta, Medan, Papua dan Papua Barat.

Itu terungkap pada acara Seminar Nasional bertajuk ”Mengupas Wajah Pers Nasional 2022”, Senin 7 Januari 2022 di Makasssar.

Dahlan Abubakar yang pernah menjadi Pemimpin Redaksi Harian Pedoman Rakyat itu mengatakan, dirinya berharap ke depan sudah tidak ada lagi kasus-kasus kekerasan terhadap pers.

Karena itu kata dia, kalangan pers, terutama yang ada di daerah, harus membekali diri dengan cara menaati Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik, tetap berpedoman pada Undang-Undang Pers yang berlaku.

”Dengan begitu, diharapkan para jurnalistik akan meminimalisir terjadinya tindakan kekerasan terhadap pers, ”ujar Dahlan Abubakar.

Dia juga menambahkan, pada era digitalisasi saat ini, Pers harus terus meningkatkan kemampuan sumber daya yang dimiliki, termasuk mengikuti perkembangan dan memahami teknologi, terutama pers yang ada di daerah-daerah.

Seminar Nasional itu menampilkan pembicara dari kalangan pers yakni HM. Dahlan Abukar (wartawan senior versi Dewan Pers) dan Mustam Arif (Pemimpin Redaksi Pedomanrakyatnews.com).

Selain itu juga ada pembicara dari akademisi yakni Ibrahim Syah, SE, MM (Ketua STIMI Yapmi Makassar) dan Dr.Ir. Musri, MT (anggota Dewan Energi Nasional) dengan moderator Haludin Ma’waledha (Pemimpin Redaksi Hallosulsel.com).

Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan ikut menyemarakkan peringatakan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 yang puncak acaranya akan dilaksanakan di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari Rabu 9 Februari 2022.

Seminar nasional yang diselenggarakan oleh Pedomanrakyatnews.com bekerjasama dengan Sekolah Tinggi ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Yapmi Makassar.

Digelar secara virtual, seminar ini diikuti peserta dari berbagai daerah di di Indonesia diantaranya, Aceh, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Kenadri, Makassar, dan Masamba. Mereka terdiri dari praktisi. ***