Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi Hubungan dengan Israel untuk OECD

- Pewarta

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra. (Facebook.com @Yusril Ihza Mahendra)

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra. (Facebook.com @Yusril Ihza Mahendra)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra membantah pemberitaan media Israel, Ynet.

Ynet menyebutkan adanya perundingan rahasia antara Indonesia dan Israel pada tahun 2024.

Yusril menegaskan bahwa pertemuan seperti itu tidak pernah terjadi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yusril juga menyatakan bahwa istilah “normalisasi hubungan” yang digunakan oleh media Israel tidak tepat.

Karena Indonesia sejak awal tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

Israel Pernah Sampaikan Wacana Dukungan dengan Syarat

Menurut Yusril, Israel pernah menyampaikan wacana dukungan terhadap pencalonan Indonesia di OECD dengan syarat dibukanya hubungan diplomatik.

Namun, permintaan tersebut telah ditolak oleh pihak Indonesia.

Yusril menambahkan bahwa dalam keanggotaan organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tidak pernah disyaratkan adanya hubungan diplomatik dengan seluruh negara anggota lainnya.

Tidak Ada Pembahasan Isu Israel dalam Sidang OECD

Yusril menyampaikan bahwa dirinya hadir dalam sidang OECD di Paris pada akhir Maret 2025 dan menyampaikan pidato bersama Presiden Guatemala.

Ia menegaskan bahwa tidak ada isu seperti yang diberitakan media Israel tersebut dibahas dalam sidang tersebut.

Posisi Indonesia Terkait Hubungan Diplomatik dengan Israel

Yusril menyatakan bahwa isu pembukaan hubungan diplomatik Indonesia dan Israel kembali menjadi sorotan.

Setelah Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik Palestina-Israel.

Dalam hal tersebut, Indonesia tetap konsisten pada posisinya, yakni mendukung penuh kemerdekaan dan pembentukan negara Palestina sebagai solusi atas konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Yusril menegaskan bahwa Israel harus terlebih dahulu mengakui kemerdekaan Palestina.

Atas dasar pengakuan tersebut, barulah Indonesia mempertimbangkan membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Menjaga Konsistensi Diplomasi Indonesia

Pernyataan tegas dari Menko Yusril menunjukkan konsistensi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak tekanan diplomatik yang tidak sesuai dengan prinsip negara.

Dalam menghadapi isu-isu sensitif seperti ini, penting bagi Indonesia untuk terus menjaga transparansi dan komunikasi yang jelas kepada publik serta komunitas internasional.

Dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip yang telah lama dianut, Indonesia dapat memperkuat posisinya di kancah internasional.

Tanpa mengorbankan nilai-nilai yang menjadi dasar kebijakan luar negerinya.***

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infobumn.com dan Bisnisnews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Adilmakmur.co.id dan Hallokampus.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Nusraraya.com dan Jakartaoke.com.

Untuk mengikuti perkembangan b-erita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Di Balik Isu Mundurnya Sri Mulyani, Fakta Roda Pemerintahan Berjalan
KPK Kritisi 17 Masalah RUU KUHAP yang Dinilai Melemahkan Kewenangan
TPUA Kembali Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dengan Bukti Baru
Kabinet Merah Putih Bertahan: Presiden Prabowo Subianto Puji Kinerja Menteri di Tengah Kritik
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Soeharto Berpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini, Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR
Usai Laporkan Roy Suryo dkk Soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Periksa Ketua Umum PPN Andi Kurniawan
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Di Balik Isu Mundurnya Sri Mulyani, Fakta Roda Pemerintahan Berjalan

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:41 WIB

KPK Kritisi 17 Masalah RUU KUHAP yang Dinilai Melemahkan Kewenangan

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:01 WIB

TPUA Kembali Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dengan Bukti Baru

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:48 WIB

Kabinet Merah Putih Bertahan: Presiden Prabowo Subianto Puji Kinerja Menteri di Tengah Kritik

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:02 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi Hubungan dengan Israel untuk OECD

Berita Terbaru

Pers Rilis

74 Pembawa Obor Semarakkan Estafet

Rabu, 1 Apr 2026 - 07:10 WIB