Indonesia Saat Ini Sedang Tidak Baik-baik Saja, Mantan Wapres Ma’ruf Amin: Saya Kira Kita Semua Tahu

- Pewarta

Senin, 21 April 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakil presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin. (Instagram.com @kyai_marufamin)

Mantan Wakil presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin. (Instagram.com @kyai_marufamin)

JAKARTA – Wakil presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menilai situasi di Indonesia saat ini tidak baik-baik saja.

Sehingga Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih harus bersatu dan kompak.

“Saya kira kita semua tahu bahwa situasi sekarang itu ‘kan tidak baik-baik saja.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oleh karena itu, harus bekerja keras, bersatu,” ujar Ma’ruf.

Selain itu, mantan Wapres itu mengingatkan kepada Presiden beserta kabinetnya untuk mengambil langkah terbaik ke depannya.

“Mengambil langkah-langkah yang terbaik, lebih mengutamakan mana yang harus diprioritaskan. Saya kira itu,” kata Ma’ruf.

Hal itu disampaikan ketika menjawab pertanyaan wartawan terkait dengan wejangan untuk pemerintahan saat ini.

Ma’ruf Amin mengatakan hal itu usai menghadiri acara halalbihalal di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Jakarta, Minggu malam.

Pada kesempatan itu, Ma’ruf Amin tiba di rumah dinas Cak Imin pada pukul 19.25 WIB. Kehadirannya disambut langsung oleh Cak Imin.

Ma’ruf Amin keluar dari rumah dinas pada pukul 20.31 WIB, kemudian menjawab sejumlah pertanyaan wartawan.

Setelah itu, Ma’ruf Amin pergi meninggalkan area rumah dinas.***

Untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Persrilis.com atau Jasasiaranpers.com di lebih dari 175an media.

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Sapulangit Media Center (SMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahbisnis.com dan Belanjaoke.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Saatini.com dan Indonesiaoke.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Apakabarjateng.com dan Hariansumedang.com

 

Berita Terkait

Di Balik Isu Mundurnya Sri Mulyani, Fakta Roda Pemerintahan Berjalan
KPK Kritisi 17 Masalah RUU KUHAP yang Dinilai Melemahkan Kewenangan
TPUA Kembali Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dengan Bukti Baru
Kabinet Merah Putih Bertahan: Presiden Prabowo Subianto Puji Kinerja Menteri di Tengah Kritik
Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi Hubungan dengan Israel untuk OECD
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Soeharto Berpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini, Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR
Usai Laporkan Roy Suryo dkk Soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Periksa Ketua Umum PPN Andi Kurniawan

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Di Balik Isu Mundurnya Sri Mulyani, Fakta Roda Pemerintahan Berjalan

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:41 WIB

KPK Kritisi 17 Masalah RUU KUHAP yang Dinilai Melemahkan Kewenangan

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:01 WIB

TPUA Kembali Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dengan Bukti Baru

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:48 WIB

Kabinet Merah Putih Bertahan: Presiden Prabowo Subianto Puji Kinerja Menteri di Tengah Kritik

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:02 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi Hubungan dengan Israel untuk OECD

Berita Terbaru

Pers Rilis

74 Pembawa Obor Semarakkan Estafet

Rabu, 1 Apr 2026 - 07:10 WIB