Indonesia Itu Bukan Hanya Jawa, Pengamat Politik: Harus Ada Representasi Jawa dan Luar Jawa

- Pewarta

Kamis, 19 Oktober 2023 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemilihan Capres Cawapres. (Dok. Hallopresiden.com/M. Rifai Azhari)

Ilustrasi Pemilihan Capres Cawapres. (Dok. Hallopresiden.com/M. Rifai Azhari)

HALLOPRESIDEN.COM – Pasangan capres dan cawapres seharusnya dapat mereprestasikan keterwakilan Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.

Sejauh ini belum ada capres atau cawapres yang berasal dari luar Pulau Jawa.

Pengamat Politik dari Universitas Nasional (Unas) Alfan Alfian mengatakan hal tersebut di Jakarta, Rabu, 18 Oktober 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasangan presiden dan wakil presiden yang ideal tercatat dalam sejarah ialah Sukarno-Hatta yang merepresentasikan tokoh Jawa dan luar Jawa.”

“Sehingga kalau ada cawapres dari luar Jawa itu dalam benak publik dianggap sudah selayaknya,” ujar Alfan Alfian.

Baca artikel lainnya di sini: Erick Thohir Disebut Figur Tepat untuk Hadapi Berbagai Tantangan Ekonomi dalam Memimpin Bangsa ke Depan

Alfan Alfian mengatakan tokoh luar Jawa juga memiliki kemampuan yang baik dalam memimpin bangsa.

Alfan Alfian menyebut keterwakilan tokoh luar Jawa juga akan memberikan banyak dampak positif dari sisi kebersamaan, persatuan, dan pemerataan pembangunan.

“Jadi kalau cawapres dari luar Jawa sudah sangat pas apabila direfleksikan dengan pengalaman sejarah kita,” ucap Alfan Alfian.

Alfan Alfian menilai kehadiran cawapres dari luar Jawa juga memberikan bukti bahwa komitmen pasangan capres dan cawapres tersebut dalam membangun Indonesiasentris.

“Tampilnya tokoh dari luar Jawa sebagai cawapres tentu mengingatkan kita pada Bung Hatta yang juga tokoh nasional dari Sumatera dan visioner dalam pengembang ekonomi bangsa,” kata Alfan Alfian.***

Berita Terkait

Di Balik Isu Mundurnya Sri Mulyani, Fakta Roda Pemerintahan Berjalan
KPK Kritisi 17 Masalah RUU KUHAP yang Dinilai Melemahkan Kewenangan
TPUA Kembali Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dengan Bukti Baru
Kabinet Merah Putih Bertahan: Presiden Prabowo Subianto Puji Kinerja Menteri di Tengah Kritik
Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi Hubungan dengan Israel untuk OECD
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Soeharto Berpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini, Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR
Usai Laporkan Roy Suryo dkk Soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Periksa Ketua Umum PPN Andi Kurniawan

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Di Balik Isu Mundurnya Sri Mulyani, Fakta Roda Pemerintahan Berjalan

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:41 WIB

KPK Kritisi 17 Masalah RUU KUHAP yang Dinilai Melemahkan Kewenangan

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:01 WIB

TPUA Kembali Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dengan Bukti Baru

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:48 WIB

Kabinet Merah Putih Bertahan: Presiden Prabowo Subianto Puji Kinerja Menteri di Tengah Kritik

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:02 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi Hubungan dengan Israel untuk OECD

Berita Terbaru

Pers Rilis

AI Rudder Perkuat Inovasi Digital CIMB Niaga melalui Solusi AI

Senin, 27 Apr 2026 - 14:29 WIB