VIDEO: Percepat Reaksi dan Perpendek Rentang Komando, Prabowo: TNI – Polri akan Tetap di Bawah Presiden

hallo presiden

- Pewarta

Senin, 8 Januari 2024 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOPRESIDEN.COM – Prabowo Subianto, capres nomor urut dua mengatakan, Indonesia siap lepas landas menjadi negara yang maju.

Hal itu dapat terwujud atas kerja keras banyak elemen bangsa termasuk Tentara Republik Indonesia (TNI); Polisi Republik Indonesia (Polri); dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu dikatakannya saat debat ketiga capres 2024 yang digelar KPU RI di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

“Saya juga ucapkan terima kasih dan mengajak semuanya untuk mengucapkan terima kasih”.

“Kepada seluruh prajurit TNI, Polri dan ASN di seluruh Indonesia, yang sudah bekerja keras untuk menjaga kita,” kata Prabowo.

“Sehingga kita seperti sekarang, siap untuk tinggal landas, siap untuk bangkit menjadi negara maju,” lanjut dia.

Oleh karena itu, Prabowo bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan ketiga komponen tersebut secara signifikan.

Ia juga akan mempertahankan agar TNI dan Polri tetap berada di bawah kendali langsung presiden.

“Saya juga akan memperbaiki kesejahteraan dan kualitas hidup TNI, Polri dan ASN secara signifikan,” ujar dia.

“Kita perlu untuk mempertahankan sistem yang sudah baik. Saya akan teruskan TNI dan Polri tetap berada langsung di bawah kendali presiden”.

“Untuk mempercepat reaksi dan memperpendek rentang kendali dan rentang komando,” kata Prabowo.

Dalam konteks hubungan internasional, Prabowo menyatakan akan tetap menjalankan kebijakan politik bebas aktif dan non blok.

Menjaga kerja sama dan hubungan baik dengan semua negara di kawasan merupakan hal utama yang harus dilakukan.

“Saya bertekad manakala saya menerima mandat dari rakyat untuk tetap menjalankan politik bebas aktif, non blok.”

“Menghormati semua negara menjadi tetangga baik, semua negara di kawasan kita.”

“Menjaga jarak yang tidak terlalu jauh tapi juga tidak juga dekat dengan semua kekuatan,” ujar dia.

“Saya mengajak semua bangsa bersatu rukun. Dengan kerukunan, persatuan kita akan jadi kuat,” pungkas dia.***

Berita Terkait

Di Balik Isu Mundurnya Sri Mulyani, Fakta Roda Pemerintahan Berjalan
KPK Kritisi 17 Masalah RUU KUHAP yang Dinilai Melemahkan Kewenangan
TPUA Kembali Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dengan Bukti Baru
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
Kabinet Merah Putih Bertahan: Presiden Prabowo Subianto Puji Kinerja Menteri di Tengah Kritik
Menko Yusril Ihza Mahendra Bantah Isu Normalisasi Hubungan dengan Israel untuk OECD
Kader Muda PPP Dorong Elite Partai Kembali ke Prinsip Paling Dasar, Kebersamaan dan Musyawara
Soeharto Berpeluang Peroleh Gelar Pahlawan 2025 Ini, Pernah Diajukan 2 Kali dan Terkendala TAP MPR

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 13:59 WIB

Di Balik Isu Mundurnya Sri Mulyani, Fakta Roda Pemerintahan Berjalan

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:41 WIB

KPK Kritisi 17 Masalah RUU KUHAP yang Dinilai Melemahkan Kewenangan

Rabu, 16 Juli 2025 - 12:01 WIB

TPUA Kembali Laporkan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dengan Bukti Baru

Kamis, 19 Juni 2025 - 07:24 WIB

Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:48 WIB

Kabinet Merah Putih Bertahan: Presiden Prabowo Subianto Puji Kinerja Menteri di Tengah Kritik

Berita Terbaru