Seorang WNA Taiwan Hilang, Kapal Pari Kudus dengan 35 Penumpang Terbalik di Perairan Kepulauan Seribu

hallo presiden

- Pewarta

Rabu, 13 Maret 2024 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal KM Pari Kudus terbalik di perairan Pulau Rambut, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan Senin, 11 Maret 2024 sore. (Dok. Tribatanewspolri)

Kapal KM Pari Kudus terbalik di perairan Pulau Rambut, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan Senin, 11 Maret 2024 sore. (Dok. Tribatanewspolri)

HALLOPRESIDEN.COM – Kapal KM Pari Kudus terbalik di perairan Pulau Rambut, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan Senin, 11 Maret 2024 sore.

34 Penumpang berhasil diselamatkan dan satu orang WNA Taiwan dinyatakan hilang.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Jarot Sungkowo menerangkan, kejadian ini sekira pukul 16.30 WIB.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berawal dari kapal yang membawa 32 penumpang dan tiga ABK ini dalam perjalanan dari Asha Resort Pulau Payung menuju Pantai by walk Pluit.

Kemudian, saat di perjalanan lantaran cuaca buruk kapal tersebut diterjang ombak yang tinggi.

“Diduga Kapal Pari Kudus yang membawa penumpang 32 orang dan tiga orang ABK tersebut sedang dalam perjalanan dari Asha Resort Pulau Payung menuju Pantai by walk Pluit.”

Baca artikel lainnya di sini : Amankan 326 Butir Ekstasi dan 9,6 Kg Sabu, Polda Jambi Temukan Modus Baru Peredaran Narkoba

“Dengan kondisi cuaca buruk, KM Pari Kudus diterjang ombak yang tinggi beserta angin yang kuat dan kapal terbalik,” beber dia, dilansir TVRI News.

Lebih jauh, usai mendapatkanl informasi tersebut Petugas dari Polres Kepulauan Seribu bersama Basarnas, TNI AL, Kapal Pemadam Kebakaran dan Kapal Marina Expres segera mengevakuasi 34 korban.

Lihat juga konten video, di sini : Hujan dengan Intensitas Tinggi, Sebanyak 4 Kecamatan Terendam Banjir di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat

“34 Korban sudah dievakuasi oleh Petugas dari Polres Kepulauan Seribu bersama Basarnas, TNI AL, Kapal Pemadam Kebakaran dan Kapal Marina Expres”.

“Kebetulan melintas di sekitar TKP,” kata dia, kendati demikian, hingga ini satu orang masih belum ditemukan.

“Satu orang SHI YI (48) laki laki, WN Taiwan hilang atau masih dalam proses pencarian,” ucapnya

Saat ini, Kapal KM Pari Kudus sudah dievakuasi di Pulau Untung Jawa.

Jarot menerangkan, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperingati mengenai arah angin didominasi dari Barat – Utara dengan kecepatan angin maksimum.

“Kecepatan angin maksimum 20 knot (37 km/jam) di Perairan Utara Banten, Teluk Jakarta, Perairan Karawang – Subang, dan Perairan Indramayu – Cirebon,” imbuh dia

“Kemudian, 25 Knot (46 km/jam) di Laut Jawa bagian Barat dan Perairan Kepulauan Seribu,” sambunganya

Lalu, Gelombang air dengan ketinggian gelombang laut rendah (0,5 – 1,25 meter) di Perairan Utara Banten, Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, dan Perairan Karawang – Subang.

“Dan gelombang air dengan ketinggian gelombang laut sedang (1,25 – 2,5 meter) di Laut Jawa bag.Barat dan Perairan Indramayu – Cirebon,” pungkasnya.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional metropolitan Harianjayakarta.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Topiktop.com dan Hallokampus.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com :
085315557788, 087815557788, 08111157788.

Berita Terkait

Dibalik Luka Lebam Seorang Anak: Ketika Rumah Justru Jadi Tempat Paling Tidak Aman untuk Tumbuh
Dibatalkan Secara Menyeluruh, Sertifikat Hak Guna Bangunan dan Sertifikat Hak Miĺik di Area Pagar Laut Tangerang
KKP Masih Lakukan Pendalaman Soal Pelaku Pemagaran Laut Banten Sepanjang 30,16 Km di 6 Kecamatan
Kasus Bayi Tertukar di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Polisi: Hasil Tes DNA 2 Minggu Lagi
Di Dekat Area Parkir Motor Stasiun Bojonggede, Bogor, Pria Berusia 45 Tahun Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa
Warga Kabupaten Bekasi Geger Akibat Penemuan Kerangka Manusia Laki-laki dengan KTP Perempuan
Lewat Media Sosial Facebook, Seorang Ayah Jual Anak Kandung Berusia 11 Bulan dengan Harga Rp15 Juta
Rapat Umum Anggota dan Luar Biasa PROPAMI 2024 di Ancol: Perubahan AD Disetujui, Laporan 2023 Diterima

Berita Terkait

Sabtu, 14 Juni 2025 - 16:52 WIB

Dibalik Luka Lebam Seorang Anak: Ketika Rumah Justru Jadi Tempat Paling Tidak Aman untuk Tumbuh

Kamis, 6 Februari 2025 - 13:55 WIB

Dibatalkan Secara Menyeluruh, Sertifikat Hak Guna Bangunan dan Sertifikat Hak Miĺik di Area Pagar Laut Tangerang

Jumat, 10 Januari 2025 - 10:25 WIB

KKP Masih Lakukan Pendalaman Soal Pelaku Pemagaran Laut Banten Sepanjang 30,16 Km di 6 Kecamatan

Rabu, 18 Desember 2024 - 13:37 WIB

Kasus Bayi Tertukar di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Polisi: Hasil Tes DNA 2 Minggu Lagi

Senin, 9 Desember 2024 - 11:36 WIB

Di Dekat Area Parkir Motor Stasiun Bojonggede, Bogor, Pria Berusia 45 Tahun Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa

Berita Terbaru