Airlangga Hartarto Sebut Bisa Tingkatkan Ekosistem UMKM, Program Makan Siang Gratis Mulai Dìsimulasikan

hallo presiden

- Pewarta

Kamis, 29 Februari 2024 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartato. (Instagram.com/@airlanggahartarto_official)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartato. (Instagram.com/@airlanggahartarto_official)

HALLOPRESIDEN.COM – Pemberikan makan gratis saat ini masih dalam pembahasan pemerintah di Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.

Namun, dari hasil rapat tersebut belum ada keputusan lebih lanjut mengenai skema anggaran program makan siang gratis.

Program ini diusulkan oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartato menyebutkatkan hal itu di di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (29/2/2024).

Hingga sejauh ini, pemerintah baru memutuskan untuk membahas program tersebut dalam KEM-PPKF 2025.

Menko Perekonomian Airlangga pada hari yang sama telah meninjau simulasi penerapan program makan siang gratis.

Baca artikel lainnya di sini : Presiden Joko Widodo Groundbreaking BRI International Microfinance Center Seluas 13 Ribu Meter Persegi di Ibu Kota Nusantara

Untuk pelajar ditingkat pendidikan dasar hingga menengah yang berlangsung di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 2) Curug, di Kabupaten Tangerang, Banten.

Dari hasil peninjauannya itu, pihaknya melihat sistem pembagian makanan sehat bagi pelajar ini dinilai cukup baik.

Lihat juga konten video, di sini : Kenaikan Pangkat Istimewa dari Presiden, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Menjadi Jenderal TNI

Semua menu yang terdiri dari nasi ayam, nasi semur telur, siomay dan gado-gado dihargai Rp15 ribu per porsi.

“Jadi kita melihat simulasinya bagaimana ini bisa dilaksanakan di sekolah, kemudian bagaimana ini bisa melibatkan pelaku UMKM di sekitar dengan gizi yang terjaga dan higenis,” ujarnya.

Penerapan program makan siang gratis untuk pelajar di Indonesia dapat meningkatkan ekosistem usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Kita lihat bahwa menunya cocok, kalori dan gizinya bisa masuk. Dan di situ UMKM terlibat, Itulah esensi dari ekosistemnya,” ucap Airlangga.

Menurutnya, program makan siang gratis ini akan berdampak pada banyak sektor.

Seperti kesehatan dan UMKM lokal, dimana daya beli masyarakat nantinya akan meningkat jika dilakukan dengan baik.

Selain itu, program tersebut juga akan memenuhi asupan gizi anak menjadi seimbang hingga dapat mencegah dan menekan kasus stunting di Indonesia.

“Satu lagi, saya lihat anak-anak dapat uang jajan Rp10.000 sampai Rp15.000 itu dipakai untuk berangkat sekolah, beli makanan.”

“Maka dengan ada program ini bisa membantu anak-anak. Demikian program ini jadi tepat, gizi dan kalori tepat untuk para pelajar,” tuturnya.***

Artikel di atas juga sudah diterbitkan portal berita nasional Indonesiaoke.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Apakabarjateng.com dan Bantenekspres.com

Berita Terkait

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Puan Maharani: Subsidi LPG 3 Kg Harus Tepat, NIK Jadi Kunci Penyaluran
Bahlil: Pembelian LPG 3 Kg Bersubsidi Wajib Pakai NIK Mulai 2026
Optimisme Pasar: Pipeline IPO BEI Ramai, Ditopang Kinerja Fantastis
Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan
CEPA Indonesia-Peru Resmi Berlaku, Potensi Perdagangan Naik Drastis
Negosiasi Tarif Besi Baja RI-AS: Tantangan 50 Persen dan Harapan Nol Persen
Transformasi Hallo.id Jadi Media Ekonomi Perkuat Peran Sebagai Sumber Informasi Terpercaya

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 07:52 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:56 WIB

Puan Maharani: Subsidi LPG 3 Kg Harus Tepat, NIK Jadi Kunci Penyaluran

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:28 WIB

Bahlil: Pembelian LPG 3 Kg Bersubsidi Wajib Pakai NIK Mulai 2026

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:32 WIB

Optimisme Pasar: Pipeline IPO BEI Ramai, Ditopang Kinerja Fantastis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 07:45 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Berita Terbaru