Presiden Jokowi Beri Keterangan Soal Inisiator Pertemuannya dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

hallo presiden

- Pewarta

Senin, 19 Februari 2024 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALLOPRESIDEN.COM – Presiden Jokowi menanggapi soal inisiaor pertemuannya dengan Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (18/2/2024),

Jokowi merasa tidak perlu menjelaskan siapa yang mengundang atau diundang dalam pertemuan tersebut.

Yang terpenting, kata dia, pertemuan itu akan bermanfaat bagi perpolitikan nasional dan negara.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira dua-duanya (diundang dan mengundang), tidak perlu siapa yang undang, siapa yang (diundang), nggak perlu.”

“Yang penting memang ada pertemuan dan itu akan sangat bermanfaat bagi perpolitikan kita, bagi negara, saya kira yang paling penting itu,” jelas dia.

Jokowi menyampaikan hal itu usai peresmian RS Pusat Pertahanan Negara Panglima Besar Jenderal Soedirman dan 20 rumah sakit TNI, di Jakarta, Senin (19/2/2024)

Baca artikel lainnya di sini : Politisi Partai Nasdem Ramai-ramai Bantah Pernyataan Koordinator Staf Khusus Presiden RI, Ari Dwipayana

Sebelumnya Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, membenarkan ada pertemuan antara Jokowi dan Paloh, Minggu malam (18/2/2024).

Iamenjelaskan bahwa pertemuan itu bermula dari permohonan Paloh untuk bertemu dengan Jokowi.

Lihat juga konten video, di sini : Nyoblos ke TPS, Prabowo Subianto Himbau agar Pilih Sesuai Nurani, Jaga TPS, Tertib, Damai, Sejuk

Sebagai tanggapan atas permohonan tersebut, ujar dia, Jokowi mengalokasikan waktunya pada Minggu malam untuk menemui Paloh di Istana Merdeka, Jakarta.

Sementara itu Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim, menjelaskan, pertemuan Surya Paloh dengan Jokowi untuk memenuhi undangan makan malam.

Ia mengatakan, kehadiran Paloh ke Istana adalah sebatas memenuhi undangan, bukan meminta waktu untuk bertemu secara khusus.

Menurut Presiden Jokowi, pertemuannya dengan Paloh adalah pertemuan politik biasa untuk membicarakan masalah politik.

“Ini baru awal-awal. Nanti kalau sudah final nanti kami sampaikan. Tapi itu sebetulnya saya itu hanya menjadi ‘jembatan’, yang paling penting kan nanti partai-partai lah,” ujar Jokowi.

Ia tidak menjelaskan detail apa yang dimaksud dengan menjadi “jembatan”. Ketika ditanya mengenai hal tersebut, dia hanya mengatakan dirinya ingin menjadi “jembatan” bagi semua pihak.

“Jembatan untuk semuanya. Saya ingin menjadi jembatan untuk semuanya, karena urusan, urusan apa itu, urusan politik itu urusan partai-partai,” kata Jokowi.***

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Jatimraya.com dan Haisumatera.com

Berita Terkait

Prabowo Sambangi Jokowi, Ceritakan Perjalanan Negosiasi hingga Tuntaskan CEPA
Tarif AS untuk RI Turun Jadi 19%, Prabowo akan Tetap Nego Trump
Tarif AS untuk RI Turun Jadi 19%, Prabowo akan Tetap Nego Trump
Mantan Wadirut BRI Terseret Skandal Rp2,1 Triliun Mesin EDC!
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Virtual Bahas Strategi Nasional
Prabowo: Salah Satu Kunci Swasembada Energi adalah Listrik Tenaga Surya
Presiden Prabowo Resmikan Proyek Baterai Terbesar di Asia Tenggara
Cuaca Ekstrem Rusak Puluhan Rumah, BNPB Ingatkan Ancaman Saat Kemarau

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025 - 11:10 WIB

Prabowo Sambangi Jokowi, Ceritakan Perjalanan Negosiasi hingga Tuntaskan CEPA

Kamis, 17 Juli 2025 - 06:52 WIB

Tarif AS untuk RI Turun Jadi 19%, Prabowo akan Tetap Nego Trump

Rabu, 16 Juli 2025 - 20:06 WIB

Tarif AS untuk RI Turun Jadi 19%, Prabowo akan Tetap Nego Trump

Sabtu, 5 Juli 2025 - 08:37 WIB

Mantan Wadirut BRI Terseret Skandal Rp2,1 Triliun Mesin EDC!

Selasa, 1 Juli 2025 - 07:31 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Virtual Bahas Strategi Nasional

Berita Terbaru

Pers Rilis

AI Rudder Perkuat Inovasi Digital CIMB Niaga melalui Solusi AI

Senin, 27 Apr 2026 - 14:29 WIB